UAT SIM

Latar Belakang

 

Berkat perkembangan ilmu (science) maka teknologi (technology) juga ikut berkembang dengan pesat, terutama teknologi peralatan computer dan telekomunikasi, perkembangan ini telah membawa manusia ke dalam era informasi yang mengalir tiada batas. Dengan berkembangnya teknologi komputer sebagai alat pengolah data menjadi informasi, maka pekerjaan informasi yang rumit dalam organisasi sangat banyak mengalami perubahan dan kemudahan. Sebagaimana pekerjaan-pekerjaan lainnya maka pekerjaan informasi dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip manajemen.

Secara operasional manajemen dapat diartikan sebagai pelaksanaan fungsi-fungsi unit-unit dalam organisasi untuk merencanakan, menganggarkan, mengorganisasikan, mengarahkan, melaksanakan, mengawasi, dan mengevaluasi pekerjaan unit masing-masing untuk mencapai tujuan keseluruhan organisasi secara efisien dan efektif

Informasi adalah data yang sudah diolah, dibentuk, atau dimanipulasi sesuai dengan keperluan tertentu. Data adalah fakta yang sudah ditulis dalam bentuk catatan atau direkam ke dalam berbagai media (contohnya komputer). Misalnya, ada fakta bahwa seseorang nasabah menabung di bank, datanya ada pada slip tabungan atau rekaman komputer. Bila semua data uang tabungan yang ada dalam periode tertentu dijumlahkan (diolah), maka jumlah hasilnya disebut informasi

Pekerjaan informasi adalah pekerjaan yang meliputi pengumpulan data, penyebaran data dengan meneruskannya ke unit lain, atau langsung diolah menjadi informasi, kemudian informasi tersebut diteruskan ke unit lain. Pada unit kerja yang baru informasi tadi dapat langsung digunakan atau dapat juga dianggap sebagai data (baru) untuk diolah lagi menjadi informasi sesuai keperluan unit bersangkutan. Informasi tersebut, bila perlu atau sesuai prosedur, dapat diteruskan lagi ke unit lain.

Semua pekerjaan data dan informasi tersebut sudah bisa dikerjakan dengan bantuan computer, sedangkan pengumpulan data dan informasi serta penyebaran atau pendistribusiannya sudah dilakukan dengan alat telekomunikasi. Gabungan alat pengolah data computer dengan alat komunikasi telah menghasilkan peralatan kantor yang canggih dalam bentuk jaringan informasi.  

 

Tujuan Penulisan

Sebagai syarat guna melengkapi, dari mata kuliah Sistim Manajemen Informasi, maka dibuat tulisan mengenai Sistem Informasi pada suatu organisasi serta dijelaskan pula apa keuntungan dan kelemahan dari pengembangan Sistem Informasi secara outsourcing dibandingkan dengan insourcing, yang telah disampaikan oleh Dr. Ir. Arif Imam Suroso, MSc (cs). Pada triwulan III kelas E – 34. Sumber-sumber penulisan ini berasal dari modul yang telah diberikan, beberapa buku tentang Sistim Informasi Manajemen serta dari Situs-situs lain sebagai referensi.

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi seyogyanya mendukung strategi bisnis organisasi, proses bisnis, struktur dan budaya organisasi dalam meningkatkan nilai bisnis dari organisasi khususnya dalam lingkungan bisnis yang dinamis (Silver, M. , M. Lyne Markus and Cynthia M.B. 1955)

Fungsi Sistem Informasi setidaknya mencakup

  1. Mendukung kesuksesan berbagai fungsi utama bisnis seperti akuntansi, finance, manajemen operasi, pemasaran dan manajemen sumber daya manusia

 

  1. Kontributor utama dalam mendukung efisiensi kegiatan operasional, produktivitas, dan moral SDM, pemberian layanan prima pada customer dan kepuasan customer

 

  1. Sumber informasi utama bagi manajer dalam mendukung proses pengambilan keputusan yang efektif

 

  1. Bagian yang penting dari upaya pengembangan produk dan jasa yang kompetitif, sehingga dapat memberikan keunggulan kompotitif bagi organisasi dalam persaingan global

 

  1. Bagian utama dari sumber daya organisasi dan biayanya dalam menjalankan bisnis, sehingga memerlukan pengelolaan sumber daya yang prima

 

  1. Kesempatan pengembangan karier yang dinamis dan menantang

 

Faktor – faktor yang dibutuhkan dalam Informasi Teknologi

Programmer. 

Dengan adanya programmer apakah persoalannya sudah selesai ? Jawabanya tentu saja belum. Bagaimana kualifikasi programmer tersebut ? Seorang Fresh Graduate dari sebuah Universitas  Swasta yang terkenal di Jakarta ? atau Seorang yang sudah menpunyai pengalaman men-Design System sekian tahun lamanya ? Jika budget anda terbatas anda harus puas dengan kualifikasi fresh graduate yang hanya ingin mencari tempat untuk kerja praktek di tempat anda. Kualifikasi yang berbeda tentu akan berpengaruh pada Gaji yang akan anda berikan kepadanya.

System Analyst

Jika melihat kondisi yang diuraikan diatas, maka paling tidak anda harus membutuhkan seorang system analyst untuk mendesign system yang anda butuhkan. System analyst adalah seorang yang mengerti System Programming, Business Process, Pengetahuan Akuntansi atau Financial yang memadai, pengetahuan tentang Hardware, Kemampuan me-Manage Bawahan serta berkomunikasi dengan User.

Technical Support

Untuk mengimplementasi Hardaware maupun Software serta Trouble Shooting masalah pada perangkat keras, maka dibutuhkan seorang Technical Support. Masalah yang terjadi pada hardware kadang-kadang cukup menyita waktu dan konsentrasi. Sehingga jika anda memaksakan programmer atau System Analyst untuk mengerjakan pekerjaan ini, maka sudah pasti pekerjaan mereka akan terganggu. Juga hal ini akan mengakibatkan inefisiensi pengeluaran anda.    

Kelebihan dari Outsourcing

 

Out Sourcing adalah alat strategis manajemen berjangka panjang. Apabila mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat ingin lebih ditonjolkan dan diutamakan seringkali perusahaan akan kecewa alasan nomor 1 sampai dengan nomor lima 5 dibawah ini merupakan target jangka panjang dan bersifat strategis. Alasan nomor 6 sampai dengan nomor 10 lebih bersifat taktis atau yang mempengaruhi operasi dan bisnis perusahaan sehari-hari dari studi yang dilakukan terbukti bahwa langkah outsourcing dapat bermanfaat bagi suatu perusahaan secara maksimal apabila dilihat sebagai langkah strategis jangka panjang.

Potensi Keuntungan tersebut antara lain

  1. Meningkatkan focus perusahaan
  2. Memanfaatkan kemampuan kelas dunia
  3. Mempercepat keuntungan yang diperoleh dari reengineering
  4. Membagi resiko
  5. Sumberdaya sendiri dapat digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan lain
  6. Memungkinkan tersedianya dana capital
  7. Menciptakan dana segar
  8. Mengurangi dan mengendalikan biaya operasi
  9. Memperoleh sumberdaya yang tidak dimiliki sendiri
  10. Memecahkan masalah yang sulit dikendalikan/dikelola

 

Adapun kesimpulan dari kelebihan outsourcing adalah:

  • Mengurangi biaya operasional
  • Meningkatkan fokus perusahaan
  • Mempermudah akses kemampuan kelas dunia
  • Tersedianya SDM secara cuma-cuma untuk tujuan lainnya
  • Berbagi resiko

 

Keuntungan lain di dapatkan adalah Software tersebut sudah tersedia untuk siap pakai dan sudah diakui kehandalannya, sehingga Error atau Bug sudah tersaring selama sekian tahun.

Dan tidak perlu menghabiskan waktu untuk, Software development, Testing Software dan User test.

Dalam organisasi penggunaan outsorcing di dalam penerapan sistem informasinya pada umumnya didasari atas faktor segala sesuatu yang bersifat penghematan.

Kelemahan dari  Outsorcing

Sedangkan kelemahan dari sistem outsourcing itu sendiri yaitu: 

Penggunaan outsourcing seringkali digunakan sebagai strategi kompetisi perusahaan untuk fokus pada core business-nya. Namun, pada prakteknya outsourcing didorong oleh keinginan perusahaan untuk menekan cost hingga serendah-rendahnya dan mendapatkan keuntungan berlipat ganda walaupun seringkali melanggar etika bisnis

Kerahasian perusahaan, karena tidak ada jaminan akan kelangsungan pada outsourcing dan peraturan yang dibuat tidak terlalu mengikat sehingga bisa saja rahasia perusahaan dapat tersebar.

Pertanyaan :

 

  1. Yang membedakan pengembangan software dengan pengembangan system informasi adalah cara kerja.

 

Pengembangan software adalah mendefinisikan bahwa open source tidak hanya sekedar kemudahan akses pada kode sumber, namun suatu software dapat disebut open source bila distribusinya memenuhi kriteria-kriteria berikut ini

      (typeset@protect@footnote SF@gobble@opt http://www.opensource.org) :

Free redistribution. Lisensi software tersebut tidak boleh membatasi suatu pihak untuk menjual atau memberikan software, baik software yang berdiri sendiri maupun software yang menjadi komponen software lain.

  • Kode sumber. Program harus menyertakan kode sumber dan harus memungkinkan pendistribusian dalam bentuk kode sumber maupun terkompilasi.
  • Derived works. Lisensi harus memungkinkan modifikasi dan pekerjaan turunan, serta harus memungkinkan mereka didistribusikan berdasarkan syarat-syarat yang sama dengan yang ada pada lisensi software awal.
  • Integritas kode sumber. Lisensi dapat membatasi distribusi kode sumber dalam bentuk termodifikasi hanya jika lisensi memungkinkan distribusi patch filestypeset@protect @@footnote SF@gobble@opt Patch file adalah perbaikan-perbaikan kode sumber yang didistribusikan untuk memperbaiki software yang telah didistribusikan dahulu. Patch file ini biasanya tidak berukuran besar.

Dengan adanya patch file maka seseorang tidak perlu mengambil ulang seluruh software sehingga menghemat waktu download. serta kode sumber demi pemodifikasian program pada saat kompilasi. Lisensi harus secara eksplisit mengijinkan distribusi software yang dibangun dari kode sumber termodifikasi. Derived works harus mengenakan nomor versi atau nama yang berbeda dari software aslinya.

  • Tidak ada diskriminasi terhadap orang atau kelompok.
  • Tidak ada diskriminasi terhadap fields of endeavor. Lisensi tidak boleh membatasi seseorang menggunakan program dalam bidang tertentu.
  • Distribusi lisensi. Hak-hak yang ada dalam program harus berlaku pula bagi tiap pihak yang menerima program, tanpa memerlukan lisensi tambahan.
  • Lisensi tidak boleh spesifik terhadap suatu produk.
  • Lisensi tidak boleh mempengaruhi software lain. Lisensi tidak boleh membatasi software-software yang didistribusikan beserta software terlisensi open source.

Gerakan Open Source ini perlu dicermati oleh masyarakat Indonesia, utamanya masyarakat Teknologi Informasi (TI). Bahkan bila perlu, masyarakat TI Indonesia ikut serta dalam gerakan open source ini, karena gerakan ini akan semakin berkembang di masa mendatang. Dengan ikut serta dalam gerakan open source ini, akan diperoleh beberapa manfaat sebagai berikut :

  • Menghemat devisa negara yang dikeluarkan untuk membeli software. Dengan adanya software yang berbasiskan open source, maka organisasi yang memerlukan software tertentu dapat memperoleh software tersebut secara murah, dan bila belum tersedia maka dapat meminta para programer baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri untuk mengembangkannya dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli software proprietary.
  • Menciptakan lapangan kerja. Dengan memanfaatkan software-software berbasiskan open source, oleh karena biaya untuk memperolehnya relatif murah, maka akan berkembang para penyedia jasa pelayanan customer support untuk software-software tertentu ataupun jasa pelayanan pengintegrasian software open source ke dalam organisasi, dan masih banyak lagi kemungkinan pekerjaan yang akan tercipta. Terciptanya peluang-peluang ini akan sangat membantu dalam mengatasi masalah pengangguran di Indonesia saat ini dan masa mendatang. http://tedi.heriyanto.net/papers/pengembangan.html

Pengembangan system informasi adalah suatu kebutuhan manajemen data yang perlu dibuat system basis data, tujuan dari dibuatnya system basis data adalah untuk mempermudah pengaksesan dan updating data. Dari tersusunnya data tersebut diharapkan memberikan informasi yang tepat, cepat dan akurat

  1. Kesalahan fatal akibat konversi dari system lama ke system adalah ketidaksesuaian data yang dibaca oleh system baru. Hal ini dapat terjadi karena adanya perbedaan system data.  Asumsi agar kesalahan tidak terjadi antara lain dengan cara dalam mengembangkan system baru harus dapat menyesuaikan dengan data yang ada. Sebaik apapun system baru bila tidak dapat menyesuaikan dengan system lama maka akibatnya akan gagal.

 

  1. xxx

 

  1. ERP (Enterpiricing Resource Planning) adalah pengintegrasian antara manajemen bisnis dengan penggunaan teknologi. Implementasi system informasi berbasiskan ERP dapat dilakukan misalnya untuk systems application and product (SAP). Dapat saya jelaskan penggunaan SAP ini dapat mengelola seluruh aktifitas mulai dariorganisasi atau perusahaan mulai dari keuangan sampai dengan hrd.

ERP adalah sistem terpadu yang mengintegrasi dan mengotomatisasikan proses-proses bisnis yang harus diselesaikan. Khosrow-Pour, 2006.  ERP menjadikan struktur suatu organisasi lebih fleksibel, tanggung jawab manajerial menjadi lebih terpantau, peran kerja setiap pengguna menjadi lebih jelas, hasilnya perusahaan menjadi lebih adaptif, lebih bagus kinerjanya dan pekerjanya menjadi lebih mudah untuk merencanakan dan mendapatkan bisnis baru.

Menurut Monk dan Wagner, 2009, ERP dapat meningkatkan performance proses bisnis, ERP  membantu mengintegrasikan operasional perusahaan melalui aplikasi terintegrasi suatu software yang databasenya dapat digunakan oleh semua departemen di perusahaan tersebut. Contoh dari ERP adalah SAP, Oracle, People Soft, Baan.

ERP berkembang dari Manufacturing Resource Planning (MRP II) dimana MRP II sendiri adalah hasil evolusi dari Material Requirement Planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP secara modular biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan, invoice dan akuntasi perusahaan. ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Customer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain.

Implementasi system informasi berbasis ERP

Penerapan ERP merubah proses bisnis  dan system informasi yang ada, karena ERP melingkupi seluruh bagian dari perusahaan, maka bila ERP tidak berjalan, dapat terjadi kelumpuhan operasional pada perusahaan. Champ et al. (2004) menyatakan bahwa ERP bukanlah tentang mengganti system software yang ada, tetapi ERP adalah tentang me-re-engineering dan mentransformasi penerapan bisnis menjadi best business practices.

Sehingga Champ et al., 2004, menyatakan bahwa penerapan ERP yang berhubungan dengan system informasi dimulai dari system environment -nya yang mencakup :

  • Suitability of software dan hardware; paket ERP bersifat umum, sehingga bila bisnis perusahaan bersifat unik maka untuk dapat memanfaatkan ERP semaksimal mungkin perusahaan harus menggunakan software dan hardware yang sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan
  • Ketepatan data, karena data di satu modul akan mempengaruhi data di modul yang lain, maka ketidaktepatan data akan memberikan hasil yang salah / error. Oleh karena itu akurasi data sangat diperlukan (Duchessy, 1999; Sum et al., 1997)

Perubahan lingkungan bisnis yang sangat cepat memerlukan penyajian data secara instan dalam bentuk kuantitas dan kualitative yang tidak dapat disediakan oleh system informasi tradisional; oleh karena itu Persson dan Stirna (XXX) menekankan setelah menerapkan  ERP yang mampu memberikan pandangan bisnis menyeluruh dari suatu informasi dan dari suatu arsitektur teknologi informasi, harus dilakukan :

  • Regular update / upgrade untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, produktifitas dan permintaan user; sehingga konsistensi dan integritas data  pada seluruh modul dapat dipertahankan
  • Knowledge management system (KMS), system informasi yang mendukung inisiatif  KMS  akan meningkatkan kemungkinan perusahaan mencapat tujuannya
  • Integrated Management Information System,  penggabungan informasi lama dan baru, pengolahan informasi secara real time, distribusi informasi yang tepat; untuk mendukung pengambilan keputusan.

 

Tinjauan Pustaka :

1. Manajemen Sistem Informasi, Drs. Zulkifli Amsyah, MLS

2. Modul Sistem Informasi Manajemen

3. Management Information Systems, fifth edition, James A. O’Brien

Beberapa Blog Pendukung dalam penulisan Paper

1.   http://suhendi.blogstudent.mb.ipb.ac.id

On 02/08/2010

Your comment is awaiting moderation. 

tulisan yang bagus…bisa untuk menambah wawasan saya tentang outsourcing pada pengembangan sistem informasi. mohon izin juga untuk saya jadikan sebagai salah satu bahan tulisan saya. tks a lot.

2.   http://dinaluckyharsono.blogstudent.mb.ipb.ac.id

Your comment is awaiting moderation.

August 2, 2010 at 3:25 pm

Artikel yang menarik, saya jadi paham apa itu ERP. mohon ijin untuk saya jadikan sebagai salah satu refensi tulisan saya. terima kasih banyak

3.   http://www.maestroglobal.info/manajemen-proyek-ti-pilihan-atau-keharusan

Your comment is awaiting moderation.

terima kasih, artikel yang sangat menarik. mohon ijin untuk sebagai salah satu refensi saya dalam penulisan paper tentang SIM

# 2 August 2010 at 9:51 am

4.   http://analisa.blogstudent.mb.ipb.ac.id

Your comment is awaiting moderation.

Agustus 2, 2010 at 10:31 am

tulisan yang bagus

5.   http://www.theoutsourceblog.com

Agustus 2, 2010 at 17:45 am

This is a good article, if you don’t mind i’ like to be my reference my final exam on System Information Management, tks a lot

6.   http://duabelasblogs.blogspot.com

Agustus 2, 2010 at 18:11 am

Artikel yang bagus, telah menambah wawasan saya tentang e commerce

7.   http://adefahmi.wordpress.com

terima kasih atas info ERP nya, sangat bermanfaat sekali untuk menambah wacana saya

 Comment by endang | August 2, 2010 | Reply

 

8.   http://www.setiabudi.name/archives/389

Your comment is awaiting moderation.

August 2nd, 2010 at 18:29

terima kasih atas infonya tentang ERP, sangat bermanfaat bagi saya

9.   http://ryaluvfian.wordpress.com/2010/01/08/tentang-sim/#comment-4

August 2nd, 2010 at 18:38

Artikel yang bagus, telah menambah wawasan saya tentang apa itu Sistim Informasi Manajemen.

10. http://definisi-pengertian.blogspot.com

endang said…

terima kasih untuk artikel yang bagus ini

August 2, 2010 5:08 AM

11. http://www.indodatapratama.co.id

endang on August 2nd, 2010 at 10:11 pm:

selain 4 alasan tersebut diatas apakah ada resiko yang ditimbulkan dari alih daya digitalis

12. http://arlan.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2010/0717

endang says:

Your comment is awaiting moderation.

Agustus 2, 2010 at 3:18 pm

artikel nya bagus mas arlan, boleh ya aku ambil buat referensi, terima kasih

13. http://www.portalhr.com

endang on August 2nd, 2010 at 10:30 pm:

artikel yang bagus telah menambah wawasan saya tentang outsorcing

14. https://www.blogger.com August 2, 2010 8:41 AM

endang says good article

15. http://blogstudent.mb.ipb.ac.id by élan dirgantara

On 02/08/2010  August 2, 2010 8:55 AM

Your comment is awaiting moderation.

terima kasih telah menambah wawasan saya tentang outsourcing

16. http://www.biskom.web.id/   August 2nd, 2010 . 11:09 pm

endang
Your comment is awaiting moderation.

setuju dengan adanya outsourcing, terima kasih untuk artikel yg bagus ini

17. http://yuvenalia.blog.binusian.

you comment is awaiting moderation.

August 2, 2010 at 10:47 pm

terima kasih untuk artikelnya. minta ijin buat refence paper SIM, tks a lot

 

18. http://bakoelkomputer.info

 August 3rd, 2010 at 00:29 | #25

artikel yang bagus dalam memahami IT, setuju bahwa membangun IT itu sangat mahal tetapi dalam jangka panjang akan mmberikan keuntungan bagi perusahaan tersebut

19. http://sabukhitam.com

Your comment is awaiting moderation.

August 2, 2010 at 5:36 pm

tulisan yang menarik, terima kasih untuk sharingnya ya…

20. http://rivafauziah.wordpress.com/

terima kasih untuk artikel yang menarik ini. bisa menambah wawasan saya ttg IT Outsoucing

  oleh endang Agustus 2, 2010 at 5:40 pm

Tugas                         :  Ujian Akhir Take Home Test (Individu)                        

Tanggal Penyerahan :                                                                   

SISTIM INFORMASI MANAJEMEN  (SIM)

 

Dosen : Dr. Ir. Arif Imam Suroso, MSc (CS)

Oleh :

Endang Kristiani

P056090863.34E

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis

Institut Pertanian Bogor

2010

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.